Gili Trawangan – Still Paradise Island?

Hey hoo… Pada tau Gili Trawangan kann?? Pada tau kann?? Yep, destinasi yang jadi primadona di Lombok ini gak asing lagi di telinga para travellers. Ada hal yang mengejutkan saat gue pertama kali menginjakkan kaki di pulau ini. Mungkin kalian yang juga pertama kali datang ke pulau ini akan merasakan hal yang sama. Apa sih yang bikin mengejutkan?

Jpeg

Gili Trawangan udah kayak maskot bagi Lombok. Setiap wisatawan yang datang ke Lombok, pastinya gak akan melewatkan pulau yang disebut-sebut “Paradise Island” ini. Ada banyak akses menuju pulau ini. Bagi yang berada di Lombok, bisa menyebrang dengan public boat atau fast boat dari Pelabuhan Bangsal, sekitar 25km dari Mataram. Kalo yang berada di Bali, gak perlu khawatir, bisa tetep ke Bali dengan fast boat dari Sanur, Benoa atau Padang Bai. Tentu option  yang ini lumayan menguras kantong. Gak rekomen buat para backpacker.

Waktu itu sih gue memilih untuk naik public boat dari Pelabuhan Bangsal. Jangan tanya alasannya apa. Selain waktu itu gue berada di Lombok, alasan lainnya karena m-u-r-a-h. Udah itu aja. I Love Murah. Jika dengan fast boat perjalanan bisa ditempuh selama 20-30 menit, maka dengan public boat bisa dicapai 1-2 jam lamanya. Yaa.. namanya juga public boat. Akhirnya, setelah sempat mengantuk di kapal karna angin sepoi-sepoi, sampailah di Gili Trawangan.

Jpeg

Pertama kali menapakkan kaki di pesisir pantai Gili Trawangan ini, gue sudah terkejut. Kok bisa terkejut? Ada apa sih? Pertama, bule-nya b-a-n-y-a-kSorry gue agak norak kali ini. Hanya heran aja ada bule sebanyak itu di pulau yang tak terlalu besar ini. Kedua, Lebih banyak turis asing daripada penduduk lokal. Bahkan tadinya gue berpikir bahwa Gili Trawangan ini udah di hand over. Haha. KetigaBeach Club di setiap pesisir pantainya. Hampir gak ada pesisir yang kosong. Setiap pesisir ada beach club-nya. Gak kebayang kalo udah malem kayak gimana. Keempat, cuma butuh waktu 3-4 jam untuk mengelilingi pulau ini dengan sepeda. Itu juga udah termasuk foto-foto dan leyeh-leyeh di pinggir pantai. Kelimalast but not least, sejauh mata memandang, air lautnya jernih dan bening. Gak kayak pantai Ancol atau pantai Anyer. Hehe. Kalo udah nyebur rasanya gak mau cepet-cepet keluar dari airnya.

p_20160510_092553_pn

Well, tadi itu hal-hal yang bikin gue terkejut saat pertama kali berkunjung ke Gili Trawangan. Kalo di tanya, Pulau ini masih bisa disebut “Paradise Island” gak sih? Menurut gue, mungkin dulu bisa disebut seperti itu. Tapi karena sekarang ramenya luar biasa, masih ada pulau lain di Indonesia yang masih lebih cocok disebut “Paradise Island” sih.

That’s all my opinion about Gili Trawangan. Hanya penilaian di mata seorang traveller amatir. Buat yang mau tau budget gue pada saat di Lombok, kalian bisa cek posting-an gue sebelumnya disini. Sampai disini dulu tulisan gue kali ini. Udah mau jam pulang kantor soalnya. Hehe. Thank you for reading my post and let’s get outside. Chao..

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a website or blog at WordPress.com

Up ↑

%d bloggers like this: